Tamansari

Tamansari adalah sebuah taman keraton atau pesanggrahan keluarga Sultan Kraton Yogyakarta. Selain sebagai taman pemandian untuk para putri kraton, Kasultanan Yogyakata juga memiliki beberapa tempat pesanggrahan lainnya seperti; Ambarukmo, Warungboto, Manukberi dan Ambarbinangun. Semua tempat tersebut berfungsi sebagai tempat tetirah dan juga sebagai tempat beristirahat bagi Sultan beserta keluarganya. Disamping sebagai tempat peristirahatan, pesanggrahan tersebut memiliki komponen dan konstruksi pertahanan yang bagus, begitu juga dengan Tamansari atau Taman Keputren.

Tamansari terletak sekitar 500 meter sebelah selatan Kraton Yogyakarta. Dengan bentuk bangunan bergaya arsitektur Portugis, sehingga seperti bangunan yang memiliki seni arsitektur Eropa tinggi dan dikombinasikan dengan makna simbolik Jawa dan masih tetap dipertahankan. Namun jika diamati dengan seksama, makna unsur bangunan Jawa lebih mendominasi pada bangunan tersebut. Tamansari dibangun pada masa Hamengkubuwono I atau sekitar akhir abad 18 Masehi. Tamansari bukan hanya sekedar sebagai taman kerajaan, namun bangunan ini adalah sebuah kompleks yang terdiri dari kolam pemandian, kanal air, ruangan khusus Sultan dan juga 3 buah kolam pemandian.

Tamansari merupakan sebuah obyek wisata dan menarik untuk dikunjungi dan merupakan salah satu obyek wisata utama yang menarik ketika berkunjung ke kota Yogyakarta. Selain letaknya tidak jauh dari Kraton, juga merupakan salah satu ikon obyek wisata budaya di kota Yogyakarta. Tamansari ini memiliki beberapa keistimewaan, salah satunya adalah karena letak pada bangunannya sendiri yang masih utuh dan terawat serta warga sekitar sangat mendukung keberadaan Tamansari sebagai obyek wisata utama di Yogyakarta.