Kinahrejo Merapi

Sejak gunung Merapi meletus pada tanggal 5 Nov 2010 yang lalu, suasana desa Kinahrejo berubah drastis. Dusun yang berada dikaki gunung Merapi menjadi berantakan setelah terkerna awan panas dan muntahan material lahar panas. Selain jarak yang dekat dengan Merapi, daerah tersebut juga bersebelahan dengan sungai Gendhol yang merupakan jalur aliran material batu dan pasir dari puncak gunung. Pemandangan yang dahulu hijau dan sejuk, kini berubah menjadi dataran berpasir dengan beberapa reruntuhan rumah yang ampak di pinggir jalan. Sungai Gendol dulu memiliki kedalaman puluhan meter, kini dipenuhi oleh tumpukan material pasir dan batu.

Namun kini masyarakat sudah berbenah, mencoba kembali untuk bangkit dengan menjadikan daerah tersebut sebagai tujuan wisata. Mereka berusaha menyuguhkan nuansa wisata alam yang indah dan sejuk. Dua bulan sejak erupsi dan setelah BMKG mulai menurunkan status gunung Merapi, perkembangan kehidupan masyarakat lokal sudah mulai terlihat di desa Kinahrejo dan sekitarnya. Rumput mulai tumbuh dan menghijaukan hamparan pasir akibat curahan material dari puncak gunung Merapi. Kawasan ini kini menjadi ajang jelajah wisata Lava Tour dengan pengelolaan yang baik antar warga dan pemerintah setempat. Jelajah Lava Tour Merapi dengan mengendarai Jeep dan mengunjungi; Museum Sisahartaku, Batu Alien dan Bunker persembunyian Merapi.

Sedikit berjalan ke atas, maka akan dijumpai lokasi yang merupakan rumah milik Mbah Maridjan, seorang juru kunci gunung Merapi. Di sebelah Barat rumah Mbah Maridjan adalah masjid, rusak dan hancur akibat awan panas. Kini sudah direnovasi dan tetap dipertahankan dengan bentuk bangunan aslinya. Jika mendatangi desa Kinahrejo, maka akan dapat menikmati hawa sejuk dan pemandangan yang indah dan damai. Bila cuaca cerah, maka dapat melihat jelas indahnya pemandangan gunung Merapi. Sekarang ini, desa Kinahrejo menjadi salah satu obyek wisata alam yang banyak dikunjungi oleh wisatawan asing dan domestik. Merapi tak lagi menyeramkan dan memberikan keindahan tersendiri dan menjadi magnet bagi para wisatawan untuk berkunjung.