Kerajinan Perak Kotagede

Kotagede terletak sekitar 10 kilometer di sebelah tenggara jantung kota Yogyakarta. Wilayah tersebut sekarang terkenal dengan nama Kotagede, yang merupakan pusat kerajinan perak di Yogyakarta. Terdapat sekitar 170 bangunan kuno buatan antara tahun 1700 - 1930, Kotagede tidak cukup disebut sebagai Kota Perak, tetapi Kota tua yang syarat akan sejarah.

Memasuki kawasan Kotagede dari bagian utara melalui Gedong Kuning, sebuah jalan kecil diapit oleh bangunan klasik yang berjajar jajar di ruas jalan, menjadi pembuka eksotis bagi wisatawan setelah melewati gapura pintu masuk. Ketika memasuki wilayah Kotagede, para wisatawan sudah dapat menikmati berbagai kerajinan perak yang dijual di bagian depan rumah sekaligus sebagai galeri dengan jenis dan harga yang beraneka ragam.

Kerajinan perak sendiri adalah merupakan budaya turun temurun. Awalnya kerajinan di Kotagede berupa emas, perak dan tembaga, namun seiring waktu berjalan, kerajinan peraklah yang lebih diminati. Sehingga para pengrajin lebih banyak memilih untuk mengolah perak sampai sekarang. Kerajinan perak Kotagede sudah diekspor ke berbagai negara terutama Eropa dan terus melonjak permintaan setiap tahunnya.