Kerajinan Kayu Ukir

Kerajinan kayu ukir adalah hasil karya seni membentuk sebuah motif dengan bahan dasar kayu. Motif dibuat dengan tujuan untuk memberikan sebuah arti cerita, bisa berupa bentuk patung, ornament, gebyok atau relief. Pahatan berbentuk relief biasanya mengusung tema atau cerita tersendiri, misalnya: hewan, tumbuhan atau cerita kebudayaan. Beberapa pihak menirukan seperti misalnya gaya lekukan bara api yang melengkung indah, figur binatang atau jenis tema lainnya. Penentuan tema tergantung dari sang pemahat itu sendiri. Peralatan yang dibutuhkan untuk membentuk karya seni ukir cukup sederhana seperti; palu, gergaji, ketam, dan pahat.

Seni ukiran kayu merupakan hasil budaya tradisi orang Melayu. Seni ukiran kayu ini diperkirakan telah berkembang sejak 500 tahun yang lalu. Melaka, Kelantan dan Negeri Sembilan telah lebih dahulu mengembangkan kesenian ukir untuk membuat hiasan tradisional untuk istana kerajaan.

Seni ukiran kayu sudah banyak dikenal oleh masyarakat, berbagai motif telah banyak diciptakan oleh para seniman seni ukir kayu. Hal ini membuat masyarakat lokal semakin berminat terhadap seni ukir kayu. Banyak sekali dijumpai hasil karya seni ukir kayu pada pintu gerbang dan alat permainan lapangan, peralatan musik tradisional dan modern, perabot rumah tangga, almari, kursi, meja, senjata, peralatan pertukangan dan angkutan tradisional seperti perahu, kereta kuda dan gerobak lembu dan lain sebagainya. Saat ini, seni ukiran kayu sudah berkembang di berbagai daerah Indonesia, salah satunya adalah Jepara. Kota Jepara  menghasilkan berbagai jenis ukiran kayu dengan berbagai motif yang indah dan menjadi tujuan utama bagi pecinta seni ukiran kayu.