Candi Gedongsongo

Gedongsongo adalah sebuah obyek wisata alam dan percnadian Hindu di pegunungan Ungaran. Terdapat sebuah komplek candi Hindu peninggalan dinasti Sanjaya. Berdiri diatas ketinggian 1.200 meter dari permukaan laut, tepatnya di desa Candi, kabupaten Ambarawa, Jawa Tengah.

Sebuah komplek percandian Hindu dengan 9 candi secara keseluruhan dan material bangunan candi tebuat dari batu adesit. Di komplek percandian utama mempunyai 7 candi yang dinamakan Gedong Pitu atau tujuh. Ketika candi diketemukan oleh Standford Raffles hanya terdapat tujuh bangunan. Kemudian, 2 candi lagi ditemukan sehingga jumlah total ada 9 candi dan diberi nama Candi Gedongsongo.

Dari sembilan candi yang ada di komplek Gedongsongo, hanya ada satu candi yang dalam keadaan baik dan terawat, sedangkan candi lainnya dalam kondisi rusak. Kelima candi tersebut dinamakan gedong 1 sampai 5 yang telah direnovasi oleh Institute Arkeologi dari negeri Belanda. Gedong 1 dan 2 direnovasi pada tahun 1928 - 1931 dan Gedong 3, 4, 5 direnovasi pada tahun 1977 - 1983.

Mengenai kapan candi Gedongsongo itu dibangun, hingga saat ini belum ada pernyataan secara resmi. Namun, jika dilihat dari gaya bangunan candi, dapat disimpulkan bahwa candi Gedongsongo diperkirakan dibangun pada awal abad ke 9 Masehi. Struktur dan bentuk bangunan candi sangat mirip dengan candi Arjuna yang ada di dataran tinggi Dieng, Wonosobo.